Loading...
You are here:  Home  >  Uncategorized  >  Current Article

Berbuat Baik? Kalau Begitu Jangan Kasih Tahu orang, Apalagi mengharapkan pujian

By   /  December 19, 2018  /  No Comments

    Print       Email

Sudah banyak kali saya tergoda untuk mencari pujian, atau paling tidak perhatian saja, atau minimal orang lain supaya tahu. Ya, paling minimal kata, “Terimakasih!” Lama-lama saya cek barometer nurani saya, dia katakan, “Jangan begitu!”

Lama-lama saya sadar dengan segala kerendahan, bahwa apapun yang saya lakukan, perbuatan biasa dan perbuatan baik, untuk pribadi atau untuk sesama, semuanya saya tidak boleh kasih tahu kepada siapapun, kepada orang tua, adik, kaka, kerabat-pun tidak.

Nurani ku mengatakan “Itu baru perbuaan baik!”

Harapan ini adalah kecenderungan manusiawi, saya yakin tidak masuk ke dalam kategori dosa. Tetapi saat saya bertanya kepada diri sendiri: “Manusia siapa tidak ingin diucap terimakasih, apalagi pujian?”, di sinilah mulai nampak jelas, ada unsur dosa di dalamnya. Bukan dosa terhadap Tuhan saja, tetapi terhadap diri sendiri.

Meninggalkan, menanggalkan dan berusaha sekuat tenaga menghindari “pujian” sedikitpun ialah ciri kerendahan Yesus, yang diwujudkan lewat kelahiran di Kandang Hewan, Bethlehem.

Di bulan Natal ini, saya mengundang kita semua, berbuatlah, bekaryalah, keluarkanlah segala yang kita miliki masing-masing, sampai seoptimal mungkin, tanpa menyisahkan sedikitpun sebagai tabungan untuk di alam sebelah. Karena dengan demikianlah kita akan terus-menerus memancarkan cahaya kasih-karunia yang diwujudkan di dalam Yesus Kristus, pemberian agung oleh anugerah Sang Bapa.

    Print       Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You might also like...

Corona is a Virus, a Living Being… therefore

Read More →
YIKWANAK.com