Nicolaas Jouwe, salah satu tokoh Organisasi Papua Merdeka, yang sudah hidup di Negeri Belanda selama hampir setengah abad, dan kini sudah pensiun dari tugas negara serta beristirahat di Tanah leluhurnya, pernah mengatakan kepada Amunggut Tabi, utusan khusus TPN/OPM ke Eropa pada tahun 2001 seperti berikut:
Cucu, yang separatis itu bukan manusia, bukan tete, bukan cucu, bukan OPM. Separatis itu ialah Tuhan Allah Pencipta langit dan Bumi, pencipta manusia Indonesia, manusia Eropa, Amerika, Afrika dan Pencipta manusia Papua. Dia yang memisahkan suku-suku dengan bahasa-bahasa masing-masing, dia yang memisahkan suku-suku dan bahasa-bahasa itu hidup di pulau-pulau tersendiri. Jadi cucu camkan ini, Tuhan itu yang memisahkan kita semua, terpisah-pisah, supaya hidup damai menurut bahasa, tanah leluhur masing-masing. Itu alasannya Indonesia merdeka dari Belanda, dan itu juga alasannya West Papua merdeka dari NKRI.
Maka kalau Belanda atau NKRI yang memiliki hukum tentang separatis atau makar, mereka pertama-tama seharusnya menghukum Tuhan. Sumber dari semua rasa nasionalisme dan gerakan kemerdekaan ini bereasal ari Tuhan. Tuhan yang salah menempatkan suku-bangsa, bahasa dan ras terpisah-pisah di pulau-pulau dan benua-benua. Kita ini sudah terpisah secara dulu-kala.
Jadi, perjuangan West Papua untuk merdeka dan berdaulat di luar NKRI bukan gerakan separatis, tetapi ini gerakan sesuai rencana Allah, gerakan menegakkan hukum buatan Tuhan, gerakan untuk mewujudkan perdamaian di muka Bumi.
Apa yang dilakukan bangsa Papua, khususnya yang memperjuangkan kemerdekaan West Papua ialah sebuah tindakan yang direstui oleh Allah Pencipta, dan yang menentangnya, kaum Papindo dan pajabat NKRI yang menolak perjuangan ini telah melangkahi kehendak Allah. Oleh karena itu, secara jujur, suara hatinurani mereka tetap akan menegur mereka, sampai mati-pun mereka akan mati dengan perasaan, “rasanya ada yang salah nih, salah apa ya?” karena sesungguhnya kemerdekaan West Papua ialah sesuai dengan kodrat ilahi, tidak ada dasar kebencian ras atau etnik, ini murni sesuai dengan apa yang diciptakan Allah.
Source: FB
Recent Comments